Perekat jangkar tulangan adalah bahan pengikat struktural berkinerja tinggi yang banyak digunakan dalam penguatan dan rekonstruksi berbagai struktur beton, seperti bengkel industri, bangunan tempat tinggal, jembatan, terowongan, dan proyek teknik kota—terutama dalam skenario seperti penambahan komponen penahan beban, perbaikan beton yang rusak, dan perbaikan struktur lama untuk memenuhi standar keselamatan yang lebih tinggi. Keunggulan utamanya terletak pada kekuatan ikatnya yang luar biasa, yang memungkinkannya membentuk sambungan yang andal dan integral antara tulangan dan beton, secara efektif mentransfer tegangan tulangan ke substrat beton. Selain itu, ia menunjukkan daya tahan yang sangat baik, dengan ketahanan yang kuat terhadap penuaan, kelembaban, suhu tinggi dan rendah, serta korosi kimia, memastikan stabilitas struktural jangka panjang bahkan di lingkungan yang keras. Bahan ini juga menawarkan kemampuan beradaptasi konstruksi yang baik, karena dapat diterapkan di bawah kondisi suhu normal tanpa memerlukan peralatan yang rumit, dan memiliki waktu pengeringan yang wajar yang menyeimbangkan efisiensi konstruksi dan kualitas pengikatan, menjadikannya pilihan utama dalam proyek penguatan struktural.
2. Fitur
Kinerja Pengikatan Unggul: Memiliki daya rekat yang kuat ke beton dan berbagai jenis tulangan (seperti baja karbon, baja tahan karat), memastikan tidak ada pemisahan atau selip di bawah beban.
Properti Mekanik yang Sangat Baik: Memiliki kekuatan tarik, kekuatan geser, dan ketahanan benturan yang tinggi, yang dapat mencocokkan atau bahkan melebihi persyaratan kinerja mekanik dari struktur yang terhubung.
Kemampuan Beradaptasi Lingkungan yang Baik: Mempertahankan kinerja yang stabil dalam rentang suhu yang luas (umumnya -40℃ hingga 80℃) dan tahan terhadap air, minyak, dan media kimia umum, cocok untuk aplikasi di dalam dan di luar ruangan.
Konstruksi yang Nyaman: Biasanya dipasok dalam paket dua komponen (resin dan bahan pengeras) yang dapat dengan mudah dicampur di lokasi; ia memiliki fluiditas yang baik, memungkinkannya untuk sepenuhnya mengisi celah antara tulangan dan lubang bor.
Tidak Mencemari dan Ramah Lingkungan: Mematuhi standar lingkungan yang relevan, tidak mengandung senyawa organik volatil (VOC) yang berbahaya bagi kesehatan manusia, dan ramah lingkungan selama konstruksi dan penggunaan.
3. Aplikasi
Penguatan dan Perbaikan Bangunan: Digunakan untuk menambahkan balok, kolom, dan pelat ke bangunan yang ada, memperkuat struktur penahan beban, dan memperbaiki retakan atau kerusakan beton untuk memulihkan kinerja struktural.
Proyek Teknik Sipil: Diterapkan dalam pemasangan dan fiksasi tulangan pada jembatan, terowongan, viaduk, dan gorong-gorong, meningkatkan kekuatan sambungan antara komponen beton baru dan lama.
Renovasi Pabrik Industri: Digunakan dalam penguatan bangunan pabrik, bengkel, dan jalur produksi ketika meningkatkan beban peralatan atau memodifikasi struktur untuk memenuhi kebutuhan perluasan produksi.
Konstruksi Infrastruktur Kota: Digunakan dalam pembangunan dan pemeliharaan fasilitas kota seperti pagar jalan, alas lampu jalan, tiang sinyal lalu lintas, dan instalasi pengolahan limbah, memastikan stabilitas dan keamanan fasilitas.
Rekonstruksi Pasca Bencana: Digunakan dalam penguatan dan perbaikan bangunan dan struktur yang rusak akibat gempa bumi, banjir, atau bencana alam lainnya untuk dengan cepat memulihkan fungsi strukturalnya.
Skenario Khusus Lainnya: Cocok untuk pemasangan bagian yang disematkan dalam struktur beton pracetak, fiksasi komponen baja dekoratif di bangunan, dan penguatan bangunan bersejarah (dengan bahan yang dipilih agar sesuai dengan kinerja struktur bersejarah’s).